Menyesuaikan Rekening-rekening

Pembuatan penyesuaian pada umumnya berkaitan dengan penentuan laba bersih perusahaan.

Sebagaimana kita ketahui tujuan utama perusahaan adalah mendapatkan laba, sehingga penentuan laba yang tepat merupakan salah satu fungsi akuntansi yang sangat penting.

Sehubungan dengan hal itu, akuntansi mengenal prinsip penandingan (matching principle).

Prinsip penandingan merupakan pedoman bagi akuntan untuk:

  • Menyatakan semua biaya yang terjadi selama periode akuntansi.
  • Mengukur besarnya biaya.
  • Untuk mempertemukan biaya tersebut dengan pendapatan yang diperoleh pada periode yang sama. Mempertemukan biaya dengan pendapatan berarti mengurangkan biaya terhadap pendapatan untuk dapat mengetahui laba bersih atau rugi bersih perusahaan.

Pada setiap akhir periode akuntansi, perusahaan perlu membuat beberapa penyesuaian terhadap saldo rekening-rekening buku besar.

Penyesuaian-penyesuaian ini timbul karena digunakannya dasar akrual (accrual basis) di dalam akuntansi dan juga diperlukan untuk dapat memisahkan rekening-rekening neraca dan rugi laba.

Seperti telah diterangkan bahwa jika pembukuan perusahaan dilaksanakan atas dasar akrual maka pendapatan harus diakui bila pendapatan sudah menjadi hak perusahaan pada periode itu, demikian pula apabila suatu biaya sudah menjadi kewajiban perusahaan dalam suatu periode, maka biaya tersebut harus diakui pada periode yang bersangkutan.

Apabila selama periode berjalan pendapatan dan biaya-biaya belum dicatat seluruhnya, maka jelaslah bahwa data yang tercantum dalam neraca saldo belum menunjukkan keadaan yang sebenarnya.

Oleh karena itulah maka pada akhir periode akuntansi perlu dilakukan suatu proses penyesuaian atas data yang tercantum dalam neraca saldo sehingga saldo-saldo rekening yang ada dalam neraca saldo mencerminkan keadaan yang sebenarnya.