Nama Rekening dalam Jurnal

Transaksi-transaksi akuntansi yang terjadi dalam perusahaan harus dicatat dalam jurnal dengan menuliskan nama rekening yang didebet dan nama rekening yang dikredit sesuai dengan peraturan pendebetan dan pengkreditan yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya.

Nama Rekening dalam Jurnal Penggunaan nama rekening yang dipakai pada saat transaksi dicatat dalam jurnal harus sama dengan nama rekening yang digunakan ketika mencatat di buku besar. Sebagai contoh misalnya perusahaan menerima uang, maka nama rekening yang harus digunakan adalah rekening Kas dan bukannya rekening Terima uang, perusahaan membeli peralatan kantor, maka nama rekening yang harus digunakan adalah Peralatan kantor dan bukannya Beli peralatan kantor.

Jurnal yang dibuat untuk suatu transaksi disebut ayat jurnal. Antara ayat jurnal yang satu dengan ayat jurnal yang lainnya hendaknya diberi jarak satu baris sehingga jelas terlihat batas antara jurnal satu dengan yang lainnya.

Kolom nomor rekening tidak diisi pada saat menjurnal tetapi kolom ini diisi dengan nomor rekening setelah jurnal tersebut dicatat dalam rekening-rekening yang bersangkutan di buku besar. Dengan cara demikian maka akan dapat diketahui mana jurnal-jurnal yang telah dibukukan ke buku besar dan mana jurnal-jurnal yang belum dibukukan ke dalam buku besar.

2 thoughts on “Nama Rekening dalam Jurnal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>