Sabtu, 26 Mei 2012

Contoh-contoh Analisa Transaksi

Pada postingan sebelumnya saya pernah menulis tentang Analisa Transaksi, dan kali ini saya akan memberikan sedikit Contoh-contoh Analisa Transaksi yang mungkin dapat membantu belajar anda khususnya dalam bidang Seputar Akuntansi.

Contoh-contoh Analisa Transaksi TRANSAKSI 1
Pada awal bulan mei 2010. Andi mendirikan perusahaan angkutan yang diberi nama Perusahaan Angkutan Andi dan menanamkan modalnya dalam perusahaan tersebut, berupa uang tunai sebanyak Rp 800.000.000,00 dan peralatan kantor senilai Rp 50.000.000,00.
Analisis Transaksi:

  1. Rekening aktiva dan rekening modal bertambah.
  2. Nama rekening-rekening aktiva yang dipakai adalah Kas dan Peralatan Kantor, dan rekening modal adalah Modal-Andi.
  3. Debet: Kas sebesar Rp 800.000.000,00 karena aktiva bertambah, Debet: Peralatan Kantor Rp 50.000.000,00 karena aktiva bertambah, Kredit: Modal-Budi Rp 850.000.000,00 karena modal bertambah

TRANSAKSI 2

Perusahaan membeli 2buah truk harganya masing-masing Rp 100.000.000,00 dan Rp 150.000.000,00 secara tunai.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini merupakan suatu perubahan dari aktiva yang satu ke aktiva yang lainnya.
  2. Nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah Kendaraan Bermotor dan Kas.
  3. Debit: Kendaraan Bermotor Rp 250.000.000,00 karena aktiva bertambah, Kredit: Kas Rp 250.000.000,00 karena aktiva berkurang.

TRANSAKSI 3

Perusahaan membayar sewa gedung bulan Oktober sebesar Rp 5.000.000,00

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini menyebabkan biaya bertambah dan aktiva berkurang.
  2. Nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah Sewa Gedung dan Kas.
  3. Debit: Sewa Gedung Rp 5.000.000,00 karena biaya bertambah, Kredit: Kas Rp 5.000.000,00 karena aktiva berkurang.

TRANSAKSI 4

Dibeli barang-barang perlengkapan kantor seharga Rp 2.000.000,00 secara tunai.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini merupakan perubahan suatu aktiva menjadi aktiva yang lain.
  2. Nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah Perlengkapan Kantor dan Kas.
  3. Debit: Perlengkapan Kantor Rp 2.000.000,00 karena aktiva bertambah, Kredit: Kas Rp 2.000.000,00 karena aktiva berkurang.

TRANSAKSI 5

Dibeli sebidang tanah dari bapak Sungkono untuk tempat reparasi kendaraan seharga Rp 150.000.000,00. Dari harga tanah tersebut Rp 100.000.000,00 dibayar tunai dan sisanya akan dibayar secara bertahap dalam waktu 2 bulan.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini di satu pihak menyebabkan bertambahnya aktiva dan di lain pihak menimbulkan berkurangnya aktiva, serta timbulnya kewajiban.
  2. Nama-nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah aktiva Tanah, aktiva Kas, dan kewajiban yang disebut Utang Dagang.
  3. Debit: Tanah Rp 150.000.000,00 karena aktiva bertambah, Kredit: Kas Rp 100.000.000,00 karena aktiva berkurang, Kredit: Utang Dagang Rp 50.000.000,00 karena utang bertambah.

TRANSAKSI 6

Diterima pembayaran dari tuan Rudi sebesar Rp 10.000.000,00 untuk pengangkutan barang ke Jakarta.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini menyebabkan bertambahnya aktiva dan pendapatan bertambah.
  2. Nama-nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah aktiva Kas dan pendapatan yang disebut Pendapatan Angkutan.
  3. Debit: Kas Rp 10.000.000,00 karena aktiva bertambah, Kredit: Pendapatan Angkutan Rp 10.000.000,00 karena pendapatan bertambah.

TRANSAKSI 7

Dibeli secara tunai bensin dan oli seharga Rp 2.500.000,00.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini menyebabkan biaya bertambah dan aktiva berkurang.
  2. Nama-nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi oleh transaksi ini adalah Biaya Bensin dan Oli dan rekening Kas.
  3. Debit: Biaya Bensin dan Oli Rp 2.500.000,00 karena aktiva bertambah, Kredit: Kas Rp 2.500.000,00 karena aktiva berkurang.

TRANSAKSI 8

Dibayar utang kepada bapak Sungkono sebesar Rp 25.000.000,00.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini menyebabkan aktiva berkurang dan kewajiban berkurang.
  2. Nama-nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah aktiva Kas dan kewajiban Utang Dagang.
  3. Debit: Utang Dagang Rp 25.000.000,00 karena kewajiban berkurang, Kredit: Kas Rp 25.000.000,00 karena aktiva berkurang.

TRANSAKSI 9

Dibayar gaji pegawai untuk periode dua minggu pertama bulan Mei sebesar Rp 7.500.000,00.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini menyebabkan biaya bertambah dan di lain pihak aktiva berkurang.
  2. Nama-nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah biaya Gaji Pegawai dan aktiva Kas.
  3. Debit: Gaji Pegawai Rp 7.500.000,00 karena biaya bertambah, Kredit: Kas Rp 7.500.000,00 karena aktiva berkurang.

Transaksi No.10 sampai dengan No.15 sama dengan transaksi-transaksi yang telah dianalisis dan dicatat di atas. Meskipun tidak dibahas satu persatu, tetapi pengaruhnya dapat dilihat pada rekening-rekening buku besar pada artikel berikutnya.

TRANSAKSI 10

Diterima Pendapatan Angkutan Rp 12.000.000,00 (lihat transaksi No.6)

  1. Debit: Kas Rp 12.000.000,00
  2. Kredit: Pendapatan Angkutan Rp 12.000.000,00

TRANSAKSI 11

Dibayar biaya telepon dan macam-macam biaya lainnya sebesar Rp 500.000,00. (lihat transaksi No.3, 7 dan 9).

  1. Debit: Macam-macam Biaya Rp 500.000,00
  2. Kredit: Kas Rp 500.000,00

TRANSAKSI 12

Diterima hasil angkutan Rp 10.000.000,00 (lihat transaksi No.6).

  1. Debit: Kas Rp 10.000.000,00
  2. Kredit: Pendapatan Angkutan Rp 10.000.000,00

TRANSAKSI 13

Dibayar gaji pegawai untuk periode dua minggu kedua bulan Mei sebesar Rp 7.500.000,00 (lihat transaksi No.9).

  1. Debit: Gaji Pegawai Rp 7.500.000,00
  2. Kredit: Kas Rp 7.500.000,00

TRANSAKSI 14

Diterima hasil angkutan Rp 12.000.000,00 (lihat transaksi No.6).

  1. Debit: Kas Rp 12.000.000,00
  2. Kredit: Pendapatan Angkutan Rp 12.000.000,00

TRANSAKSI 15

Dibeli bensin dan oli seharga Rp 3.000.000,00 (lihat transaksi No.7).

  1. Debit: Biaya Bensin dan Oli Rp 3.000.000,00
  2. Kredit: Kas Rp 3.000.000,00

TRANSAKSI 16

Andi (pemilik perusahaan) mengambil uang dari perusahaan sebanyak Rp 2.000.000,00 untuk keperluan pribadi.

Analisis Transaksi:

  1. Transaksi ini menyebabkan modal berkurang dan aktiva berkurang.
  2. Nama-nama rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah aktiva Kas dan rekening modal yang disebut rekening Prive.
  3. Debit: Prive Budi Rp 2.000.000,00 karena modal berkurang, Kredit: Kas Rp 2.000.000,00 karena aktiva berkurang.
Demikian sedikit Contoh-contoh Analisa Transaksi yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi bagi anda khususnya yang sedang membuat Analisa Transaksi.

Anda sedang membaca artikel Contoh-contoh Analisa Transaksi dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.hari.asia/2012/05/contoh-contoh-analisa-transaksi.html
Semoga artikel Contoh-contoh Analisa Transaksi ini bisa bermanfaat.

Related Posts by Categories

4 komentar:

ARMAN mengatakan...

Contoh analisa transaksi yang sangat lengkap mba, kapan-kapan kasi contoh analisa keuangan sebuah toko dan laporan keuangannya mba hehe

Seputar Akuntansi mengatakan...

ARMAN @ Oke ditunggu saja ya...

darma mengatakan...

terimakasih ilmunya, melengkapi bacaan saya

Seputar Akuntansi mengatakan...

darma @ sama2... jangan sungkan2 berkunjung ya...

Poskan Komentar

Seputar Akuntansi Contoh-contoh Analisa Transaksi @~> by: Nurul Hidayah